Yahoo Resmi Dijual Dengan Harga Rp 60 Triliun Skip to main content

Yahoo Resmi Dijual Dengan Harga Rp 60 Triliun


Kabar pembelian Yahoo oleh Verizon mengundang tanda bertanya bagi pengguna sarana e-mail yang digunakan untuk masuk ke akun Yahoo Finance dan Yahoo Sports.

Baik Yahoo maupun Verizon sendiri sementara ini tetap belum memberi tambahan informasi tentang bagaimana sambungan dari sarana perusahaan mesin pencari ini.

Akuisisi operator seluler Verizon atas Yahoo resmi rampung, tepatnya pada Selasa (13/6/2017) tempo hari sementara AS, menyusul persetujuan dari para pemenang saham. Dengan rampungnya akuisisi bernilai 4,5 miliar dollar AS atau nyaris Rp 60 triliun itu, aneka properti Yahoo, seperti Sports dan Finance, akan menjadi bagian dari unit baru bernama Oath di Verizon. Oath juga turut membawahi sejumlah brand lain seperti AOL, TechCrunch, dan Huffington Post.

Sementara itu, usai sebagian propertinya dibeli Verizon, yang tersisa dari Yahoo adalah aset berupa kepemilikan 15 % di Alibaba Group Holding Ltd, 36 % di Yahoo Japan Corp, duwit tunai, sejumlah investasi minor, dan Excalibur IP yang mempunyai paten.

Berdasarkan informasi yang tersiar di Associated Press yang mewawancari CEO Yahoo, Marissa Mayer mengatakan bahwa Verizon akan selalu gunakan nama Yahoo sebagai brand tersendiri.
Kemudian soal sarana email, Yahoo mempunyai kuantitas pengguna terbesar kedua di Amerika Serikat, lebih-lebih lebih tenar lagi di kawasan Eropa dan Amerika Latin. Untuk itu, Verizon akan selalu gunakan nama Yahoo sebagai sarana email, ungkap pengamat Paul Verna.

Jika lihat kepada sarana AOL yang sama-sama dibeli Verizon, pengguna yang memakai jasa emailnya tidak mesti menggantinya ke alamat e-mail baru untuk bisa masuk ke sarana AOL. Malahan, AOL memberi tambahan peningkatan kapasitas e-mail dan lampiran.

Sementara itu untuk bisnis website-nya sendiri, Yahoo akan membantu pengiklan dan konten di dalam memperluas pencapaian dan teknologi AOL.

Meski begitu, perusahaan selanjutnya diketahui udah menutup sebagian divisi kontennya seperti Yahoo Health, Yahoo Real Estate, dan lima lainnya. Untuk sementara ini, yang tetap tersisa cuman Yahoo Finance dan Yahoo Sports, sebagaimana dilansir New York Times, Rabu (27/7/2016).
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar